Tapi kenapa jam tayangnya dikurangin skarang?
Kamis, 24 Januari 2008
why spongebob?
Tapi kenapa jam tayangnya dikurangin skarang?
Diposting oleh
retno puspito
di
12.38
|
Kamis, 17 Januari 2008
Short Haircut? Again? Omigod!
Kaget juga,nggak nyangka kejenuhanku ngeliat bayangan kribo di cermin berakibat fatal, rambut cepak! Lagi? Iya!
Pendek untuk Dipanjangin. Begitulah kira-kira niat awalnya. Kemarin sempat terpikir buat manjangin rambut, sesuai kodrat cewek lah. Mengikuti selera pasaran, mostly cowok Indonesia suka cewek cantik, putih, rambut panjang. (Hehe..,emang situ udah ngerasa putih dan cantik?)
Berhubung sempat ada ketidakjelasan model rambut, dibilang ngebob enggak, layer juga enggak, yang ada malah keriting kaku enggak jelas... Aku mikir,dirapiin aja deh biar ntar panjangnya bagus. Tapi apa yang terjadi? Tetep…RAMBUT CEPAK! Kembali ke selera asal…hehehe
Emang banyak yang bilang sih, aku fresh kalo rambut pendek gitu. Yah, aku sih ngerasa aku banget dengan rambut pendek gini, simpel, nggak ribet, dan bikin penasaran. Kira-kira orang berpikir gini, ini cewek apa cowok sih, kalo emang cowok kok seksi banget.. Bwahaha...
Berdasarkan hasil investigasi, bisa ditarik kesimpulan bahwa faktor pencetus adanya Rambut Cepak adalah sebagai berikut:
- Genetik
Ya iyalah..., rambut keriting, ombak, semi-semi kribo nggak jelas ini emang trade mark dari The Karmin’s (hmm,siapa tuh?), gen dominan atas gen resesif rambut lurus kaku!
- Lingkungan
Bude, Ibuk, Tante, Sepupu, Temen Deket, Temen Tapi lumayan Deket..., rambut pendek semua. Nggak ada kata tabu cewek bermahkota cepak. Tetep keliatan manis kok.
- Keren
Biar kriting dan kaku tetep bisa keren. Maia Ratu aja ikut2an kok..
- Rambut Rusak
Gara-gara kebanyakan dicatok, obat pelurusan, gonta-ganti warna rambut ditambah lagi kurang perawatan, bisa mengakibatkan rambut anda mengenaskan. Potong cepak aja deh…
- Finansial
Biaya nglurusin rambut dan perawatan rambut panjang, krimbat, hair mask, dll emang nggak sedikit. Mending dialokasikan ke pengeluaran lain, beli baju misalnya.
- Beda
Eye Catching aja.. Misalnya ada orang nyariin aku, ’ Retno yang mana sih?’ Itu tuh,yang rambutnya cepak, pake kacamata, manis,lucu,imut...ihihi..
- Survei Membuktikan
Pendapat orang kebanyakan, katanya sih mukaku lebih menarik dalam bingkai rambut pendek... Ciee...
- Belum ada sinyal-sinyal Married
No comment, untuk yang satu ini nggak perlu ada klarifikasi lebih lanjut. Gyahaha..
Pastinya, ’Dont judge a book by it’s cover’, jangan lihat buku cuma dari harganya, kali aja bajakan..hehehe. Meski rambut cepak nggak berarti pikiran cepak juga dong..nggak berarti aku nggak pengen rambut panjang, dan nggak berarti aku nggak bisa ngebahagiain cowok..(plis deh..)
Hidup adalah pilihan. So, nggak perlu lagi ada keraguan memotong pendek rambut anda kalo emang ada niatan karena anda tidak sendirian, goodluck!
Diposting oleh
retno puspito
di
18.23
|
a question....
Jadi ini adalah suatu saat dimana kamu merasa sudah menemukan orang yang tepat. Kamu bisa berbagi, bertukar pikiran, dan kamu cocok dengan pola pikirnya. Dalam banyak hal kamu bisa peroleh pelajaran-pelajaran hidup. Namun ternyata apa yang kamu yakini hanya keyakinan semu belaka. Apa yang kamu yakini harusnya bisa sejalan dengan keyakinannya.. Bukannya bertepuk sebelah tangan. Ketika apa yang kamu inginkan dia bisa mempertahankan komitmen, ternyata itu jauh dari harapanmu. Kamu goyah, keyakinan dan harapanmu melahirkan obsesi. Kamu ingin bicara dengannya, karena kamu dulu merasa dia memahamimu. Tetapi segalanya berbeda, seiring dengan adanya pertentangan hati, situasi, kondisi yang berbeda.
Lantas apa yang kamu lakukan, apabila kamu masih ingin berbicara tentang hidup, dengannya, tentang apa saja yang bisa membuatmu puas atas banyaknya pertanyaan-pertanyaan hidup yang bahkan kamu sendiri ragu apakah hal tersebut patut dipertanyakan. Di saat kamu ingin sekali bertemu dengan figur seperti itu, tetapi kamu masih belum juga bisa bertemu dengan yang kamu inginkan, selain dia. Disaat dia sudah bersama yang lain, apa yang bisa kamu lakukan. Hati kecilmu ingin sekali bisa menjalin suatu hubungan dengannya, meskipun dalam bentuk yang lain, tapi tetap saja kamu tidak bisa mengindahkan kemungkinan keberadaan orang lain di sisinya. Merasa hidupmu goyah?
Diposting oleh
retno puspito
di
18.18
|
Label: episode kehidupan